Senin, 08 Juli 2019

Pengalaman Pertama Berbelanja Melalui Carousell

Carousell
Pic by Farida Asadi
Setelah acara bersih-bersih kamar, maka saya pun mulai memilih dan memilah beberapa barang yang masih layak digunakan dan sudah tidak layak digunakan. Contohnya beberapa tas yang sudah tidak bisa saya pakai lagi hingga akhirnya saya membuang tas-tas yang sudah tidak bisa dipakai tersebut.

Ternyata saya sudah tidak mempunyai tas punggung lagi. Maka akhirnya saya memutuskan untuk membeli tas punggung. Karena saya tidak ingin repot dan ribet maka saya memutuskan untuk membeli tas punggung secara online saja. Hingga akhirnya saya membeli tas yang saya inginkan melalui Carousell.

Berkenalan dengan Carousell

Lalu apa itu Carousell? Awalnya saya kira Carousell ini sama seperti toko online yang lain yang pernah saya gunakan. Tapi ternyata dugaan saya salah. Jadi, Carousell ini adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli dan saya pun menyebutnya hampir mirip pasar. Menurut pendapat pribadi saya ya memang seperti itu.

Yang menarik dari Carousell adalah ada banyak sekali barang yang bisa kita beli seperti tas, dompet, sepatu, jam tangan, perhiasan, produk make up, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu adapula fitur tawar yang bisa digunakan pembeli untuk mendapatkan harga lebih murah.

Sayangnya,  jika belanja melalui Carousell ini rawan sekali terjadi penipuan. Kenapa demikian? Karena Carousell hanya mempertemukan penjual dan pembeli saja sehingga transaksi pembelian atau transfer uang langsung dari rekening si pembeli ke rekening si penjual. Ada baiknya jika berbelanja melalui Carousell yaitu cash on delivery saja karena lebih aman agar tidak terjadi penipuan.

Nah, jika kalian ingin berbelanja produk-produk yang kalian inginkan atau produk-produk yang kalian cari maka kalian bisa mencarinya melalui www.carousell.com dan kalian juga bisa mendownload aplikasi Carousell di smartphone kalian.

Dan kali ini saya ingin berbagi tips seputar membeli barang bekas yang memiliki kondisi yang bagus dan masih sangat layak dipakai. Dan berikut ini adalah tips membeli barang bekas yang masih memiliki kondisi bagus yaitu,

1. Membeli Barang Bekas Sesuai Kebutuhan

Membeli barang bekas harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak terlalu banyak pengeluaran saat berbelanja barang bekas. Membeli barang bekas sesuai kebutuhan juga merupakan upaya untuk tetap hemat dalam berbelanja.

2. Membeli Barang Bekas dengan Harga yang Terjangkau

Belilah barang bekas dengan harga yang terjangkau sehingga bisa membuat lebih hemat pengeluaran karena sudah membeli barang bekas dengan harga terjangkau. Membeli barang bekas dengan harga terjangkau adalah hal yang sering saya lakukan karena sebelum membeli barang bekas tersebut maka saya akan mencari tahu tentang barang tersebut dan membeli barang bekas tersebut dengan harga yang paling terjangkau.

3. Membeli Barang Bekas Sesuai Isi Dompet

Tak hanya membeli barang baru saja yang harus disesuaikan dengan isi dompet. Membeli barang bekas pun juga harus disesuaikan dengan isi dompet agar lebih hemat pengeluaran dan tentunya kita juga bisa belajar berhemat.

4. Membeli Barang Bekas yang Sedang Ada Promo

Untuk menghemat pengeluaran maka kalian bisa membeli barang bekas yang kalian butuhkan saat sedang ada promo menarik. Dengan begitu maka kalian bisa menghemat pengeluaran dan bisa juga  cerdas memanfaatkan promo menarik yang ada.

5. Membeli Barang Bekas untuk Mengurangi Sampah

Tujuan membeli barang bekas adalah karena untuk mengurangi sampah. Dengan begitu maka kita pun turut serta menyayangi bumi ini dengan mengurangi sampah yang ada melalui membeli barang bekas yang masih layak untuk dipakai dan digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar