INSTO Dry Eyes, Penolong Indra Penglihatan Perempuan Pekerja Serabutan
Ternyata Mbak-Mbak yang Mengetik Sambil Memasak Itu Aku
Ternyata Mbak-Mbak yang Menulis di Pagi Hari Tapi Belum Mandi dan Masih Memakai Piyama Itu Aku
Perempuan harus serba bisa. Bisa masak, bisa nyuci, bisa beberes rumah, dan bisa mencari uang. Apalagi kalau perempuan itu adalah pekerja serabutan. Sudah tentu, perempuan pekerja serabutan harus siap bisa bekerja dimana saja dan kapan saja. Lalu, bagaimana jika tiba-tiba gejala mata kering datang tanpa aba-aba? Tenang! INSTO Dry Eyes solusinya! INSTO Dry Eyes menjadi penolong indra penglihatan perempuan pekerja serabutan. Mari, kita simak cerita lengkapnya!
Bangun tidur ku langsung kerjaBelum mandi masih pakai piyamaOh, tapi tidak apa-apaMungkin ini jalan rejekiku saja
Sejak lulus SMK, aku tentu saja sudah tidak dapat uang saku lagi. Mau tidak mau aku harus bekerja mencari uang sendiri. Kerja apa saja yang penting halal dan dapat uang. Pekerjaan serabutan pertamaku setelah lulus SMK yaitu menjadi buruh tani di sawah milik pakdeku. Ya, aku benar-benar bekerja. Memanen sayur kenikir dari mencabut sayurnya, mengikat sayur dengan tali, mencuci sayurnya, menghitung jumlah sayurnya, mengemas sayurnya dalam karung, hingga mengantarkan sayur kenikir ke pembelinya. Capek? Oh tentu saja, iya! Tapi ya bagaimana, kalau tidak bekerja aku tidak akan punya uang. Dari jam 1 siang hingga jam 6 sore, aku bekerja menjadi buruh tani serabutan di sawah pakdeku. Dan hanya mendapat upah 30 ribu Rupiah saja. Hhhmmm….upahnya tidak sesuai dan tidak sebanding dengan banyak tenaga yang aku keluarkan, ya!
Di tahun 2018, aku mulai serius menjadi penulis online di platform blogger dan kadang-kadang menjadi content writer. Oh, ternyata ini jalan rejekiku. Aku juga menjadi baby sitter untuk keponakanku dan juga anaknya tetanggaku. Mencari uang secara online dan offline aku lakukan semuanya tentu saja demi untuk memenuhi kebutuhan biaya hidupku.
MEMASUKI DUNIA BARU, KEINGINAN DAN HARAPAN MENJADI PENULIS BUKU
Sebenarnya, cita-citaku bukan menjadi penulis buku. Aku hanya suka membaca buku tapi entah kenapa rasanya sulit sekali untuk menulis buku. Karena menulis buku dan menulis artikel online sangat berbeda. Menulis buku butuh waktu yang lama, bahkan hingga bertahun-tahun lamanya untuk bisa terbit. Sedangkan menulis artikel online hanya satu hari saja sudah bisa tayang.
Awalnya, aku mengikuti bimtek menulis konten budaya lokal yang dijadikan buku. Ternyata seru ya belajar menulis buku walaupun harus revisi berkali-kali karena tulisanku yang belum juga sesuai dengan syarat dan ketentuan dari penyelenggara. Setelah revisi berkali-kali, akhirnya buku antologi pertamaku bersama dengan semua peserta bimtek terbit menjadi buku dengan judul Dendang Kendal Simfoni Kuliner Tradisi dan Alam. Setelah itu malah tumbuh keinginan dan harapan untuk menjadi penulis buku dari karyaku sendiri.
Karena aku belum bisa menulis fiksi, akhirnya aku memutuskan untuk menulis perjalanan hidupku sebagai anak bungsu perempuan yang memiliki banyak penderitaan dan sedikit kebahagiaan karena ketidakadilan. Aku memaksa diri untuk bisa menulis itu setiap hari satu bab. Aku berharap bisa konsisten menulis hingga 30 bab. Aku juga berharap tulisanku bisa dipinang oleh penerbit agar terbit menjadi buku.
TERLALU LAMA MENATAP LAYAR GAWAI, GEJALA MATA KERING TIBA-TIBA MENGINTAI
Sebagai pekerja serabutan yang bekerja online dengan laptop dan smartphone, sudah tentu aku menatap laptop dan smartphone untuk waktu yang lama. Belum lagi kalau sedang bosan, selalu scroll media sosial untuk mencari hiburan. Waktu seperti terasa cepat berlalu saat sedang menonton video pendek, tiba-tiba sudah satu jam saja menonton video pendek itu. Kadang, hal tak terduga terjadi. Gejala mata kering datang tanpa aba-aba saat sedang sibuk mengetik dan merangkai kata.
GEJALA MATA KERING, KENALI LEBIH JELI DAN JANGAN DISEPELEIN!
Apa itu mata kering? Mata kering adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak lapisan bening di bola mata yang berakibat pada gangguan penglihatan. (Sumber : alodokter.com)
Kalian pernah mengalami mata sepet, perih, dan lelah? Sepertinya banyak orang yang pernah mengalaminya tapi kadang tidak menyadarinya. Ini tuh Gejala Mata SePeLe, Jangan Disepelein! Lalu, apa itu Gejala Mata SePeLe?
SEpet (Mata terasa gatal dan tidak nyaman)
PErih (Sensari Perih dan Iritasi)
LElah (Mata cepat lelah dan berat)
Gejala mata SePeLe merupakan gejala mata kering. Tidak hanya itu saja, gejala mata kering juga ditandai dengan mata merah, mata terasa panas, mata terasa berpasir, penglihatan menjadi buram dan kabur. Jadi, kenali gejalanya dulu dan jangan sampai keliru, ya!
APA SAJA PENYEBAB GEJALA MATA KERING YANG HARUS DIKETAHUI?
Gejala mata kering bisa terjadi karena faktor lingkungan dan faktor kebiasaan. Faktor lingkungan berasal dari paparan AC setiap hari, paparan kipas angin yang terlalu lama, angin yang terlalu kencang, asap rokok, dan juga polusi udara. Faktor kebiasaan yaitu kebiasaan terlalu lama menatap layar gawai sehingga sering lupa dan jarang berkedip.
PENCEGAHAN GEJALA MATA KERING, APA SAJA YANG HARUS DILAKUKAN?
Menerapkan kebiasaan baik menjaga kesehatan mata adalah investasi penting agar mata tetap sehat. Karena gejala mata kering membuat kita menjadi tidak nyaman sehingga menyebabkan kita tidak produktif dalam kegiatan sehari-hari. Menerapkan kebiasaan baik untuk mencegah gejala mata kering yaitu mengistirahatkan mata dengan metode 20-20-20 saat menatap layar gawai. Setiap 20 menit, harus mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter selama 20 detik. Lakukan hal itu secara berulang karena itu kebiasaan baik. Aku sudah sering melakukannya, namun terkadang aku lupa karena aku hanya manusia biasa yang pelupa.
Berkedip secara teratur juga merupakan kebiasaan baik untuk mencegah gejala mata kering. Berkedip secara teatur ini aku lakukan saat sedang menatap layar gawai. Menghindari terlalu lama di ruangan ber-AC, menghindari paparan angin yang terlalu kencang, menghindari paparan kipas angin yang langsung mengenai mata juga merupakan kebiasaan baik untuk mencegah gejala mata kering.
Memakai kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari debu dan polusi udara yang ada. Menghindari asap rokok, istirahat yang cukup, perbanyak minum air putih, dan perbanyak konsumsi sayur dengan banyak kandungan vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata seperti wortel dan kelor. Itu semua adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan untuk mencegah mata kering. Apakah kamu sudah melakukannya?
INSTO DRY EYES, PENOLONG INDRA PENGLIHATAN PEREMPUAN PEKERJA SERABUTAN
Terkadang, sebagai manusia biasa kita sering lupa melakukan kebiasaan baik untuk mencegah dan menghindari. Namun, karena kita lupa melakukan kebiasaan baik itu bisa jadi gejala mata kering akan langsung kita alami. Mata terasa panas, berat, dan lelah. Untungnya sudah ada INSTO Dry Eyes, obat tetes mata khusus untuk gejala mata kering. INSTO Dry Eyes juga merupakan produk halal karena sudah ada logo HALAL pada kemasan produknya. Lalu, bagaimana awal mula aku mengenal INSTO Dry Eyes? Sejak tahun 2023, aku sudah mengenal #InstoDryEyes karena saat itu aku mengalami gejala mata kering secara tiba-tiba tanpa aku menyadarinya. Saat itu, tiba-tiba mataku merah dan terasa perih setelah bangun tidur. Rasanya tidak nyaman dan akhirnya aku membeli INSTO Dry Eyes. Setelah tiga kali pemakaian aku sembuh dan mataku sudah tidak terasa perih lagi. Sejak saat itu aku selalu sedia INSTO Dry Eyes di rumah, karena gejala mata kering sering terjadi pada siapa saja dan tanpa aba-aba.
Saat stok INSTO DRY EYES di rumah sudah habis, aku langsung buru-buru untuk membelinya lagi dengan harga Rp.17.900. INSTO Dry Eyes ini adalah pertolongan pertama untuk gejala mata kering. Beberapa hari yang lalu, mataku rasanya capek setelah aku menyelesaikan tulisanku karena menatap layar laptop terlalu lama. Untungnya aku sudah membeli INSTO Dry Eyes, langsung saja aku meneteskan INSTO Dry Eyes sebanyak dua tetes ke area mataku. Keesokan harinya, mataku sudah tidak lelah setelah aku meneteskan INSTO Dry Eyes dan juga istirahat dengan cukup. Terima kasih INSTO Dry Eyes, sudah menemaniku membantu mengatasi Gejala Mata Kering di saat momen penting untuk mewujudkan keinginan dan harapanku menjadi penulis buku. Karena INSTO Dry Eyes jadi #BebasMataKering dan tetap ingat #MataSePeLeJanganSepelein ya, teman!















Tidak ada komentar
Terima kasih sudah berkunjung ke blog Siti Faridah dan meninggalkan komentar 🤩