Nonton Film Alas Roban Karya Hadrah Daeng Ratu, Kisah Nyata Mistis dan Menyeramkan Kawasan Hutan Bernama Alas Roban di Kabupaten Batang Jawa Tengah
Halo, Teman Farida!
Apa yang kamu fikirkan jika pertama kali mendengar kata “ALAS ROBAN”? Mungkin saja kalian langsung akan menyimpulkan kalau itu adalah kawasan hutan. Ya, betul sekali. Alas Roban adalah kawasan hutan yang terkenal karena sering sekali terjadi kecelakaan di kawasan hutan itu. Jadi, saat melewati Alas Roban maka kita harus banyak berdo’a agar selamat sampai tujuan yang sesuai dengan keinginan dan harapan kita.
“Alas Roban merupakan kawasan hutan yang terletak di Kabupaten Batang Jawa Tengah dan terkenal dengan jalur curam dan berkelok tajam serta cerita mistis yang menyelimutinya”
Dua kali saya melewati jalur Alas Roban saat siang hari yaitu saat saya kondangan ke Pekalongan dan saat saya ziarah ke Pekalongan. Rombongan saya kala itu mengingatkan saya untuk banyak membaca do’a agar semua rombongan selamat sampai tujuan. Di postingan ini saya akan membahas tentang film Alas Roban. Film Alas Roban ini adalah film yang diangkat dari kisah nyata berbagai kejadian mistis yang ada dan terjadi di Alas Roban seperti warung gaib, jalur tengkorak, monyet putih, hingga siluman harimau.
Judul : Alas RobanNama Pemain : Michelle Ziudith Berperan Sebagai Sita, Rio Dewanto Berperan Sebagai Anto, Fara Shakila Berperan Sebagai Gendis, Taskya Namya Berperan Sebagai Tika, Imelda Therinne Berperan Sebagai Dewi RarasTanggal Tayang : 15 Januari 2016Durasi : 111 Menit
Film Alas Roban ini menceritakan tentang Sita perempuan dari Pekalongan. Sita adalah seorang ibu yang menjadi janda setelah suaminya meninggal dunia karena kecelakaan kerja dan terlalu banyak bekerja lembur di pabrik. Sita mempunyai seorang putri cantik yang bernama Gendis. Gendis ini mengalami katarak sehingga Gendis tidak bisa melihat. Sita pun berusaha dan bekerja keras agar Gendis bisa operasi mata dan bisa melihat dengan mata yang normal.
Sita melakukan perjalanan dari Pekalongan ke Semarang dengan naik bus. Akan tetapi Sita ketinggalan bus karena insiden Gendis menabrak pedagang di terminal bus. Sita pun berusaha agar tetap bisa naik bus ke Semarang karena Sita akan bekerja mulai esok hari. Akhirnya Sita naik bus walaupun pada awalnya bus itu menolak karena melewati Alas Roban pada malam hari. Kejadian tak terduga pun terjadi saat bus tiba-tiba berhenti karena supir busnya seperti menabrak seorang perempuan tapi ternyata menabrak hantu perempuan.
Sita dan Gendis turun dari bus karena Gendis ingin buang air kecil. Sita pun melakukan perjalanan di Alas Roban itu dan menemukan warung dan kemudian menanyakan dimana tempat untuk buang air kecil. Saat buang air kecil itu ternyata Sita melihat monyet putih dan Gendis disekap mahluk halus dan sejak saat itu Gendis menjadi aneh. Sita dan Gendis mampir ke warung itu lagi dan Gendis makan buah pisang di warung tersebut. Sita dan Gendis pun melanjutkan perjalanan dan selamat sampai tujuan ke Semarang.
Di Semarang, Sita bekerja sebagai admin ruang jenazah yang setiap harinya mendata jenazah yang masuk dan keluar dari rumah sakit. Anto supir mobil ambulance di rumah sakit itu yang memberitahukan lowongan pekerjaan itu kepada Tika yang merupakan kakaknya Sita. Selama di Semarang, Sita dan Gendis tinggal di rumahnya Tika karena Tika sendirian saat suaminya tugas di rumah sakit daerah dan hanya pulang sebulan sekali. Jadi, saat pagi dan siang hari maka Tika di rumah bersama dengan Gendis.
Semakin hari, Gendis semakin aneh. Dia sering demam, sering berlarian dengan kencang, bahkan menggambar monyet putih dan bus yang ada di kawasan Alas Roban. Kemudian Gendis dibawa ke Mbah Rejo dan Mbah Rejo mengatakan kalau Gendis itu sudah masuk dalam perangkap Dewi Raras si penunggu Alas Roban. Tapi Mbah Rejo tidak bisa menolong Gendis.
Kemudian Gendis dibawa lagi ke Alas Roban atas perintah pegawai rumah sakit yang banyak tahu tentang Alas Roban. Pada akhirnya Sita masuk ke dunia lain Alas Roban dan mencari keberadaan Gendis agar Gendis bisa selamat. Apakah Sita mampu menyelamatkan Gendis dan keluar dari dunia lain Alas Roban?
Menonton film Alas Roban ini seru tapi serem namun asik juga sih. Jadi tahu Dewi Raras penunggu Alas Roban setelah nonton film ini. Jadi tahu juga kalau ternyata di era kolonial Belanda itu Alas Roban dijadikan tempat pembuangan mayat. Jadi tahu kalau ada warung gaib di Alas Roban dan jadi tahu kalau melihat monyet putih di Alas Roban maka akan mendapat kesialan. Dan jadi tahu kalau ternyata semenyeramkan itu melewati kawasan hutan Alas Roban saat malam hari.
Setelah nonton film Alas Roban ini, saya jadi tahu kalau ternyata Ki Bahurekso yang membelah hutan dan kemudian aspal dibentangkan dan jadilah jalan raya yang dilewati banyak orang saat ini. Namun manusia-manusia jahat melanggar peraturan yang telah disepakati sebelumnya, di era kolonial Belanda banyak mayat yang dibuang di Alas Roban sehingga membuat Dewi Raras marah dan kemudian Dewi Raras mengajak siapa saja yang melewati Alas Roban pada malam hari untuk masuk ke dunia Dewi Raras.
Sebagian besar masyarakat ada juga yang percaya membuang duit koin di Alas Roban agar bisa selamat dan ternyata setiap satu tahun sekali harus ada pementasan wayang di Alas Roban agar tidak terjadi bencana. Pesan baik untuk diri saya sendiri setelah menonton film Alas Roban yaitu tetap hati-hati dan waspada dan tidak lupa membaca doa saat melewati kawasan hutan Alas Roban. Jadi, apakah kalian tertarik untuk nonton film Alas Roban?










Tidak ada komentar
Terima kasih sudah berkunjung ke blog Siti Faridah dan meninggalkan komentar 🤩