Kampung Ragam Warna, Mengubah Sederhana Jadi Berdaya Karena Seni dan Budaya
Halo, Teman Farida!
Kenapa warna-warna yang cerah selalu identik dengan ceria dan kebahagiaan? Lalu, bagaimana jadinya jika warna-warna yang cerah ceria itu jadi identitas suatu kampung yang ada di Kabupaten Kendal tepatnya di Kaliwungu?
Kampung tersebut adalah Kampung Ragam Warna yang lokasinya berada di Mranggen, Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Lokasinya yang dekat dengan jalur pantura jadi kemudahan untuk para wisatawan yang berkunjung ke Kampung Ragam Warna.
Kampung Ragam Warna diresmikan pada pertengahan tahun 2018 dan Kampung Ragam Warna ini kampung sederhana yang hanya ada dua gang saja yaitu hanya dua RT saja dengan jumlah penduduk sekitar 100 Kepala Keluarga.
Berawal dari saya penasaran, saya pun akhirnya datang langsung ke Kampung Ragam Warna untuk pertama kalinya di tahun awal tahun 2019. Dan di akhir tahun 2019, saya pun berkunjung lagi karena Kampung Ragam Warna yang menggelar banyak lomba yang hadiahnya sangat melimpah bernilai jutaan Rupiah.
Pertama kali melihat warna-warni di Kampung Ragam Warna maka akan kagum karena kreatif dan membuat orang kagum saat melihatnya. Mulai dari lantai, dinding, pintu, hingga atap semuanya berwarna-warni yang ceria.
Dari tembok jalanan, pintu masuk gapura kampung, jalan kampung dan semua rumah warga penuh dengan banyak warna yang ceria. Mulai dari gambar ikan, pantai, laut, wayang, hingga gambar pertunjukkan Drumblek.
Banyak orang yang penasaran dan akhirnya datang ke Kampung Ragam Warna yang merupakan kampung warna-warni yang banyak dibicarakan orang itu. Rumah warga di Kampung Ragam Warna banyak dijadikan homestay bagi wisatawan yang ingin menjelajah lebih lengkap tentang Kampung Ragam Warna dan tentunya para wisatawan harus mematuhi peraturan yang berlaku di Kampung Ragam Warna.
Dengan banyaknya wisatawan yang datang berkunjung ke Kampung Ragam Warna tentunya membawa dampak yang baik untuk warga Kampung Ragam Warna karena pendapatan mereka bertambah saat banyak wisatawan yang datang karena menyewa homestay dan juga membeli aneka macam jajan makanan khas Kaliwungu seperti Sumpil dan juga jajan makanan yang lainnya.
Payung kertas berukuran sangat lebar itu ternyata ada di Kampung Ragam Warna dengan warna merah dan kuning yang menyala. Payung raksasa berwarna merah menyala itu berada tepat di samping gapura masuk kampung yang bertuliskan “RAGAM WARNA” dengan aneka macam cat yang berbeda.
Tidak hanya itu saja, Kampung Ragam Warna sering mengadakan banyak kegiatan seperti lomba lukis payung hingga Festival Drumblek. Lomba lukis payung di Kampung Ragam Warna diikuti oleh semua usia dari anak-anak hingga orang tua. Payung kertas dan aneka warna cat air sudah disediakan oleh pihak Kampung Ragam Warna jadi para peserta lomba bisa langsung melukis di media payung kertas tersebut.
Apa sih tujuan diadakannya lomba lukis payung di Kampung Ragam Warna? Tujuannya yaitu melalui media seni lukis payung ini diharapkan agar selalu hidup damai dan rukun. Lomba lukis payung di Kampung Ragam Warna juga bertujuan untuk menggiatkan anak-anak di Kampung Ragam Warna dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat karena payung memiliki simbol mengayomi masyarakat terutama untuk warga Kampung Ragam Warna karena ada banyak payung lukis ukuran kecil sampai ukuran besar dengan banyak warna di Kampung Ragam Warna.
Menikmati keindahan kampung yang penuh banyak warna, mencoba kuliner khasnya, bercengkrama dengan warga sekitar, belajar hal baru tentang seni lukis payung dan seni Drumblek. Wisawatan dari berbagai kota di Indonesia sudah banyak yang berkunjung ke Kampung Ragam Warna. Bahkan ada juga turis asing yang berkunjung ke Kampung Ragam karena berawal dari rasa penasaran.
Kearifan lokal di Kampung Ragam Warna menjadi daya tarik tersendiri yang bisa memikat para wisatawan yang datang terutama pada pandangan pertama dan kunjungan pertama. Ya, siapa yang tidak jatuh cinta saat melihat kampung unik penuh warna yang memiliki banyak payung kertas dan juga bisa belajar seni lukis payung?
Bagaimana jadinya jika Kampung Ragam Warna ini tidak pernah ada? Apakah warganya akan hidup rukun dan sejahtera? Untungnya ada orang-orang yang berani mengubahnya menjadi Kampung Ragam Warna yang menarik dan menjadi tempat wisata.
Kampung yang penuh warna, warga yang ikut merasakan dampak baiknya yaitu dapat penghasilan tambahan saat banyak wisatawan yang datang, hingga kampungnya mulai dikenal di dalam negeri dan juga luar negeri.
Setiap warna punya makna dan setiap gambar punya cerita. Kampung Ragam Warna yang dulu hanya kampung biasa yang sederhana kini punya cerita dengan hal-hal yang penuh banyak warna. Kampung Ragam Warna, kampung padat penduduk yang menjadi kampung wisata karena kreatif dan semangat mengubah hal sederhana jadi berdaya. Ternyata dari coretan warna yang sederhana bisa menghasilkan karya sekaligus merawat seni dan budaya untuk kesejahteraan bersama.
Piknik Penuh Warna di Kampung Ragam Warna
Kampung Ragam Warna mungkin kampung yang sudah akrab di telinga
masyarakat Kota Kendal. Beberapa bulan yang lalu pun saya sudah pernah
berkunjung ke Kampung Ragam Warna. Dan saya merasa senang karena kala
itu akhirnya bisa berkunjung ke Kampung Ragam Warna. Yang menarik dari Kampung Ragam Warna yaitu semua rumah warga dicat dengan warna yang indah sehingga terlihat cerah dan ceria.
Lokasi Kampung Ragam Warna yang dekat dengan jalur pantura dan dekat dengan Masjid Agung Kaliwungu maka Kampung Ragam Warna ini gampang dijangkau oleh para pengunjung dan para wisatawan. Kampung Ragam Warna juga merupakan pemukiman padat penduduk karena rumah-rumah para penduduk jaraknya berdekatan. Para warga Kampung Ragam Warna pun hidup rukun.
Dan yang menarik adalah banyak spot foto menarik di Kampung Ragam Warna
sehingga saat berkunjung ke Kampung Ragam Warna maka jangan lupa untuk
mengabadikan saat – saat indah di Kampung Ragam Warna melalui foto.
Kampung Ragam Warna juga menyediakan fasilitas sumur dan toilet untuk
umum. Ada dua toilet yaitu satu untuk toilet pria dan satu untuk toilet
wanita. Jadi Kampung Ragam Warna terus berbenah untuk menjadi kampung
yang unggul dalam berbagai bidang.
Kampung Ragam Warna ini lokasinya adalah di Kampung Mranggen, Kecamatan
Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Dan pada tanggal 26 Oktober 2019 – 27
Oktober 2019, Kampung Ragam Warna mengadakan festival kesenian dengan
tema Festival Seni Kaliwungu 2019.
Festival Seni Kaliwungu 2019 ini memiliki berbagai macam
rangkaian acara seperti membuat makanan tradisional khas Kaliwungu yaitu
Sumpil, lomba lukis payung, penampilan rebana, kirab budaya, penampilan
tari anak Kampung Ragam Warna, penampilan band Daun Bambu, hingga
festival drumblek.
Selain itu, pada acara Festival Seni Kaliwungu 2019 ini diadakan pula
lomba foto, lomba blog, dan lomba vlog. Fotografer, blogger, dan vlogger
dari berbagai kota hadir dan tentunya para warga Kota Kendal juga ikut
serta dalam acara ini untuk berkunjung ke Kampung Ragam Warna sekaligus
untuk menghadiri Festival Seni Kaliwungu 2019 dan mengikuti berbagai
macam lomba tersebut.
Pengalaman Seru Mengikuti Lomba Lukis Payung di Kampung Ragam Warna
Awalnya saya melihat anak-anak yang sedang melukis payung dalam acara
lomba lukis payung. Maka saya pun akhirnya mengikuti lomba lukis karena
keponakan saya tidak mau mengikuti lomba lukis payung.
Setelah itu bergegaslah saya menuju area pendaftaran lomba lukis payung.
Setelah menuliskan nama, alamat, dan mendapat nomor peserta lomba maka
selanjutnya adalah saya mendapat beberapa alat dan bahan untuk lomba
seperti payung dan cat.
Saya diberi satu payung dan berbagai macam cat berwarna yang jumlahnya
ada delapan. Warna-warna cat tersebut yaitu kuning, putih, hijau, merah,
hitam, oranye, biru, dan ungu. Namun sayangnya, panitia lomba lukis
payung tidak menyediakan kuas cat sehingga para peserta lomba lukis
payung harus membawa sendiri kuas cat untuk mengikuti lomba lukis payung
ini. Setelah beberapa kali memberikan warna pada payung tersebut,
ternyata keponakan saya akhirnya penasaran dan ingin mengikuti lomba
lukis payung.
Akhirnya saya menyerahkan payung yang sudah saya beri sedikit warna
tersebut untuk keponakan saya agar keponakan saya bisa mengikuti lomba
lukis payung. Tujuan saya mengajak keponakan saya untuk mengikuti lomba
lukis payung yaitu agar keponakan saya berlatih untuk mewarnai dengan
cat karena selama ini keponakan saya memakai pensil warna dan krayon
untuk mewarnai.
Selain itu, tujuan lainnya adalah agar keponakan bisa mendapat
pengalaman dan teman baru serta mengajarkan keponakan saya untuk berbaur
dengan teman sebaya dan masyarakat di Kampung Ragam Warna.
Keponakan saya merasa senang karena bisa mewarnai dan ikut serta dalam
lomba lukis payung walaupun pada awalnya keponakan saya tidak mau
mengikuti lomba lukis payung ini. Dan saat mengikuti lomba lukis payung
ini pula maka ini merupakan kunjungan kedua bagi keponakan saya karena
pada tahun sebelumnya, keponakan sudah pernah berkunjung ke Kampung
Ragam Warna untuk menyaksikan festival drumblek.
Lomba lukis payung diikuti oleh banyak peserta dari berbagai kalangan.
Mulai dari kalangan anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu rumah tangga. Para
peserta lomba lukis Kampung Ragam Warna juga sangat antusias untuk
mengikuti lomba ini dan menciptakan karya terbaik mereka.
Banyak juga peserta lomba lukis dari luar Kota Kendal. Dan saat
mengikuti lomba lukis payung ini akhirnya saya bisa bertemu langsung
dengan Mbak Jiah Al Jafara Blogger Jepara. Saat itu Mbak Jiah juga
sedang asik mengikuti lomba lukis payung. Senang sekali rasanya akhirnya
bisa bertemu langsung dengan Mbak Jiah Al Jafara karena selama ini saya
berkunjung ke blog Mbak Jiah untuk mencari review drama Korea terbaru
sebagai bahan pertimbangan saya saat akan menonton drama Korea.
Lalu apa sih tujuan dari diadakannya lomba lukis payung di Kampung Ragam
Warna? Tujuan diadakannya lomba lukis payung di Kampung Ragam Warna
yaitu dengan seni lukis payung agar bisa hidup guyub dan rukun.
Lomba lukis payung juga sebagai ajang untuk menggiatkan anak-anak
Kampung Ragam Warna dalam rangka membuat lukis payung karena payung
memiliki simbol mengayomi masyarakat bagi Kampung Ragam Warna.




















Tidak ada komentar
Terima kasih sudah berkunjung ke blog Siti Faridah dan meninggalkan komentar 🤩