Rabu, 15 Juli 2020

Bingung Memulai Bisnis Cake dan Bakery? Ini Pengalamannya!

Bisnis Cake and Bakery
Pic from Canva
Bisnis cake dan bakery merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa dipilih karena mempunyai pasar yang menjanjikan. Kue merupakan makanan yang disukai banyak orang karena mempunyai rasa yang beragam dan juga bentuk dan tekstur yang dapat bervariatif sehingga bisa disesuaikan dengan selera. Ulang tahun, pernikahan, anniversary, baby shower, dan juga berbagai acara lainnya juga biasanya memesan kue. Sehingga pasar bisnis kue memang luas dan tidak pernah sepi. Oleh karena itulah bagi Anda yang ingin memulai usaha bisnis cake dan bakery bisa untuk mencontoh beberapa pertimbangan berikut ini agar bisa mempunyai usaha bisnis yang sukses yaitu,

1. Membuat Konsep Bisnis

Tips pertama yang bisa digunakan untuk memulai usaha cake dan bakery adalah dengan membuat konsep bisnis yang matang. Hal ini juga akan membuat usaha Anda lebih berhasil karena mempunyai persiapan yang matang. Sehingga ketika akan memulai usaha maka bisa untuk membuat konsep bisnis yang tepat mulai dari memilih jenis kue dan merek apa yang akan dijual misalkan menggunakan brand Colatta lalu memilih tempat penjualan apakah di rumah atau menyewa kedai, dan juga menyediakan modal yang diperlukan.

2. Buat Daftar Perlengkapan

Tips selanjutnya yang dapat digunakan dari pengalaman orang lain yang telah sukses untuk memulai bisnis cake dan bakery adalah dengan membuat daftar perlengkapan. Untuk peralatan pembuatan kue maka bisa memanfaatkan peralatan dapur yang Anda punyai. Sedangkan untuk bahan yang diperlukan untuk perlu dicatat dan dibeli di tempat yang menawarkan bahan kue lengkap seperti di TokoWahab secara online. Toko tersebut menawarkan bahan lengkap seperti coklat Colatta sebagai salah satu merek coklat dan merek coklat lainnya. Selain itu ada juga bahan kue seperti tepung, keju, meses, dan masih banyak yang lainnya.

3. Berikan Tester dan Sampel

Tips terakhir untuk memulai usaha bisnis cake dan bakery adalah dengan memberikan tester dan sampel ketika masih dalam masa promosi. Ketika memulai usaha maka perlu untuk mencuri hati calon pelanggan, sehingga bisa memberikan tester kue yang akan dijual kepada tetangga, event organizer, wedding organizer, dan juga calon pembeli potensial lainnya.

2 komentar:

  1. Betul sekali nih, terutama berikan sample da tester, khususnya buat orang-orang yang punya pengaruh dalam menyebarkan info.
    Dulu saya kasih tester ke teman-teman kantor, tidak ada satupun yang mau nulis testimoni di medsos hiks :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Waduh kok bisa gitu sih udah dikasih tester tapi nggak mau kasih testimoni. Nggak ada timbal balik ya.

      Hapus